Bisnis adalah kegiatan yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk menghasilkan barang atau jasa dengan tujuan memperoleh keuntungan. Dalam kegiatan bisnis terdapat berbagai aktivitas yang saling berkaitan seperti produksi, distribusi, pemasaran, serta pengelolaan keuangan.
Kegiatan bisnis biasanya melibatkan beberapa pihak seperti pemilik usaha, karyawan, konsumen, serta pihak lain yang bekerja sama dalam menjalankan usaha tersebut. Agar kegiatan bisnis berjalan dengan baik, diperlukan pengelolaan yang teratur terutama dalam hal keuangan.
Tujuan utama suatu bisnis antara lain:
Memperoleh keuntungan (profit)
Memenuhi kebutuhan masyarakat
Mengembangkan usaha
Menciptakan lapangan pekerjaan
Meningkatkan kesejahteraan pemilik dan karyawan
Berdasarkan kegiatan usahanya, bisnis dapat dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
Bisnis jasa adalah usaha yang memberikan pelayanan kepada konsumen tanpa menghasilkan barang fisik.
Ciri-ciri bisnis jasa:
Produk tidak berwujud
Tidak memiliki persediaan barang
Pendapatan berasal dari layanan yang diberikan
Contoh:
Bengkel
Salon
Jasa transportasi
Konsultan
Bisnis dagang adalah usaha yang membeli barang dari pemasok kemudian menjualnya kembali kepada konsumen tanpa mengubah bentuk barang tersebut.
Ciri-ciri bisnis dagang:
Membeli barang untuk dijual kembali
Tidak mengubah bentuk barang
Keuntungan berasal dari selisih harga beli dan harga jual
Contoh:
Toko sembako
Minimarket
Distributor barang
Bisnis manufaktur adalah usaha yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi melalui proses produksi.
Contoh:
Pabrik makanan
Pabrik pakaian
Pabrik sepatu
Akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan pelaporan transaksi keuangan suatu perusahaan sehingga menghasilkan informasi yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.
Akuntansi sering disebut sebagai bahasa bisnis karena melalui laporan keuangan kita dapat mengetahui kondisi dan kinerja suatu perusahaan.
Akuntansi memiliki beberapa fungsi penting dalam perusahaan, antara lain:
Menyediakan informasi keuangan yang akurat
Membantu manajemen dalam membuat keputusan
Mengontrol penggunaan dana perusahaan
Menilai kinerja perusahaan
Mengetahui laba atau rugi perusahaan
Standar akuntansi adalah pedoman yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan agar laporan tersebut dapat dipahami dan dibandingkan.
Beberapa standar akuntansi di Indonesia antara lain:
PSAK berbasis IFRS
SAK ETAP
SAK EMKM
PSAK Syariah
Standar Akuntansi Pemerintah
Seiring perkembangan teknologi, pencatatan akuntansi kini banyak menggunakan aplikasi komputer.
Manfaat penggunaan aplikasi akuntansi:
Mempercepat proses pencatatan
Mengurangi kesalahan perhitungan
Mempermudah pembuatan laporan keuangan
Meningkatkan efisiensi kerja
Contoh aplikasi akuntansi:
Microsoft Excel
Accurate
MYOB
Zahir Accounting